Nasional

Gempa Besar di Sukabumi, Aceh, Sumba Pagi Ini, Pakar Sebut Bukan Lindu Berantai

Gempa_4_Oktober_2026-2026_10_04-11_36_27_3f485ef5b877359f189e1e080066e8f8_960x640_thumb

Gempa Besar di Sukabumi Aceh dan Sumba Terjadi dalam Pagi yang Sama

Wartanaya.com – Gempa Besar di Sukabumi Aceh dan Sumba terjadi pada Minggu (4/10) dalam rentang waktu berdekatan. Guncangan tercatat di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur; Aceh Jaya; serta Sukabumi, Jawa Barat, dengan magnitudo berkisar 4,2 hingga 5,9.

Meski berlangsung pada pagi yang sama, pakar gempa dan anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menegaskan bahwa gempa di Sumba dan Aceh bukan lindu berantai. Kedekatan waktu kejadian tidak otomatis menunjukkan bahwa satu gempa memicu gempa lainnya.

Parameter Gempa Sumba Barat Daya Diperbarui

Gempa di Sumba Barat Daya terjadi pukul 05.55.52 WIB. Informasi awal mencatat kekuatan magnitudo 6,1 dengan lokasi sekitar 10 kilometer di selatan Kodi dan kedalaman 14 kilometer.

BMKG kemudian memutakhirkan parameter gempa menjadi magnitudo 5,9. Episentrum berada pada koordinat 9,84 derajat lintang selatan dan 118,90 derajat bujur timur, sekitar 59 kilometer di barat daya Kodi, dengan kedalaman 30 kilometer.

Pelaksana Harian Deputi Bidang Geofisika BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang diduga berkaitan dengan sesar aktif berasosiasi dengan Sesar Waikabubak.

“Hasil analisis mekanisme sumber mengindikasikan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Ardhasena di Gedung MHEWS BMKG, Minggu (4/10).

Sesar turun atau normal fault terjadi ketika kerak bumi mengalami peregangan. BMKG juga melakukan pemodelan tsunami dan menyatakan gempa Sumba Barat Daya tidak berpotensi tsunami.

Gempa Aceh Jaya Berbeda Secara Tektonik

Selang kurang dari 42 menit, gempa mengguncang Aceh Jaya pada pukul 06.37.32 WIB. Parameter awal menunjukkan magnitudo 5,9 dengan pusat gempa sekitar 64 kilometer di barat Calang, Aceh Jaya, pada kedalaman 26 kilometer.

Nilai magnitudo gempa Aceh Jaya kemudian diperbarui menjadi 5,7. BMKG menyatakan peristiwa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Daryono menjelaskan bahwa sumber gempa Aceh dan Sumba dipisahkan oleh jarak ribuan kilometer serta berada dalam lingkungan tektonik yang berbeda. Gempa Aceh memiliki mekanisme sesar naik atau thrust fault yang terkait tekanan pada sistem subduksi megathrust Sumatra, sedangkan gempa Sumba terjadi melalui mekanisme sesar normal.

“Berjarak hanya 41 menit 41 detik, tetapi secara tektonik kedua gempa berada di dua dunia deformasi yg berbeda: Sumba melepaskan tegangan melalui sesar normal, sementara Aceh melalui sesar naik pada lingkungan subduksi. Dekat dlm waktu tdk berarti dekat dlm proses fisiknya,” kata Daryono melalui cuitan di X, Minggu (4/10).

Gempa Sukabumi Terjadi Pagi Hari

Dalam rangkaian Gempa Besar di Sukabumi Aceh dan Sumba tersebut, Sukabumi juga mengalami getaran pada pukul 08.31.56 WIB. Gempa berkekuatan magnitudo 4,2 itu berpusat sekitar 61 kilometer di selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 36 kilometer.

Peristiwa di sejumlah wilayah ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak sumber gempa aktif. Hubungan antargempa perlu dinilai berdasarkan lokasi, kedalaman, mekanisme sumber, dan struktur tektonik di setiap kawasan, bukan semata-mata dari waktu terjadinya.

Guncangan dan Dampak di Sumba

Guncangan gempa Sumba Barat Daya dirasakan pada intensitas IV MMI di Kota Tambolaka, Kota Waikabubak, Kota Waibakul, dan Kota Raba. Pada skala ini, getaran dapat dirasakan banyak orang di dalam bangunan serta menyebabkan benda ringan bergetar.

Di Kota Bima, getaran terasa pada skala III MMI. Gempa utama di Sumba Barat Daya juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas sekolah di Desa Perokonda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

FAQ Gempa Besar di Sukabumi Aceh dan Sumba

Apakah gempa di Aceh dan Sumba saling berkaitan?

Tidak. Daryono menyebut keduanya terjadi pada lingkungan tektonik berbeda. Gempa Sumba dipicu mekanisme sesar normal, sementara gempa Aceh berkaitan dengan sesar naik di lingkungan subduksi.

Apakah gempa Sumba dan Aceh berpotensi tsunami?

BMKG menyatakan gempa Sumba Barat Daya dan Aceh Jaya tidak berpotensi tsunami.

Apa yang perlu dilakukan saat merasakan gempa?

Segera lindungi kepala, menjauh dari kaca atau benda yang mudah jatuh, dan cari tempat aman. Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan dengan tertib serta ikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *