Skip to content
Daerah

360 Titik Api Mengintai Kalbar, Warga Diminta Siaga Kebakaran

Michael Moore - wartanaya.com 3 mins read

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah terpantaunya sekitar 360 titik api yang tersebar

360 Titik Api Mengintai Kalbar, Warga Diminta Siaga Kebakaran

360 Titik Api Mengintai Kalbar, Warga Diminta Siaga Kebakaran

Wartanaya.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah terpantaunya sekitar 360 titik api yang tersebar di berbagai wilayah provinsi tersebut. Imbauan disampaikan di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung dan secara signifikan meningkatkan risiko kebakaran di kawasan hutan, lahan, permukiman, maupun pusat perdagangan.

Krisantus menyampaikan pesan tersebut saat meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, pada Sabtu (22/8). Ia menekankan bahwa kerja sama seluruh pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kebakaran yang terus mengintai sepanjang musim kemarau.

“Kita perlu kerja sama dan kewaspadaan semua pihak. Kalau ada titik-titik api segera laporkan,” ujar Krisantus di hadapan warga yang hadir.

Pemantauan Titik Api oleh BPBD Kalbar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar terus melakukan pemantauan intensif terhadap titik-titik api yang berpotensi meluas. Dari hasil pemantauan satelit dan laporan lapangan, tercatat sekitar 360 titik api tersebar di berbagai penjuru provinsi. Angka tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memperketat langkah pencegahan dan mempercepat respons penanganan.

“360 titik api tersebar di seluruh penjuru Provinsi Kalbar. Ini ada kemungkinan akan membesar, tetapi BPBD kami terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik api yang berpotensi menyebar,” kata Krisantus.

Beberapa kebakaran bahkan terjadi dalam waktu berdekatan di wilayah Ketapang, Jeruju, dan Segedong. Pola kejadian yang hampir bersamaan tersebut menunjukkan bahwa respons cepat dari masyarakat dan petugas menjadi sangat krusial ketika muncul indikasi kebakaran, baik di area terbuka maupun di lingkungan permukiman.

Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan Warga

Krisantus mengingatkan bahwa potensi kebakaran tidak terbatas pada hutan dan lahan, tetapi juga mencakup kawasan permukiman serta pusat perdagangan. Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan, memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, serta menjaga jarak antara bahan mudah terbakar dengan sumber panas.

Kondisi kompor dan instalasi listrik juga perlu diperiksa secara berkala karena berpotensi menjadi sumber kebakaran di dalam rumah. “Kalau sudah menyalakan api, segera dimatikan. Kompor selalu dijaga. Kemudian kabel-kabel listrik juga harus diperhatikan karena ini bisa menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran,” ujar Krisantus.

Risiko kabut asap terhadap kesehatan, khususnya bagi anak-anak, turut menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Krisantus menegaskan bahwa pemantauan kualitas udara harus dilakukan secara rutin dan langkah perlindungan segera diambil apabila asap mencapai tingkat yang membahayakan.

“Kalau sudah cukup membahayakan, saya pikir sekolah juga harus kita liburkan karena sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak kita yang ada di sekolah,” tuturnya.

Krisantus menutup imbauannya dengan mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam mencegah kebakaran melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta pelaporan segera setiap indikasi kebakaran kepada petugas terdekat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran di Kalbar

Apa yang harus dilakukan jika melihat titik api di sekitar lingkungan? Segera laporkan kepada petugas BPBD, kelurahan, atau perangkat desa setempat agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan mencegah api meluas ke area yang lebih luas.

Bagaimana cara mencegah kebakaran di rumah selama musim kemarau? Periksa kondisi kompor dan instalasi listrik secara berkala, hindari membakar sampah sembarangan, pastikan semua sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan ruangan, dan jangan menumpuk bahan mudah terbakar di dekat sumber panas.

Apakah sekolah akan diliburkan jika asap mencapai tingkat berbahaya? Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menyatakan bahwa apabila kualitas udara sudah berada pada tingkat yang membahayakan kesehatan anak-anak, pemerintah daerah akan mempertimbangkan untuk meliburkan kegiatan sekolah demi melindungi keselamatan peserta didik.

Join the discussion