Sineas Ugo Monticone dan Pengusaha Johannes Doy Raih Penghargaan KBRI Ottawa
Ugo Monticone, sineas sekaligus penulis naskah dari Quebec, dan Johannes Doy, pelaku usaha Indonesia yang mengelola Tribal Voices di Kingston, menjadi
Dua Tokoh Berkontribusi bagi Indonesia di Kanada Diberi Penghargaan oleh KBRI Ottawa
Wartanaya.com – Ugo Monticone, sineas sekaligus penulis naskah dari Quebec, dan Johannes Doy, pelaku usaha Indonesia yang mengelola Tribal Voices di Kingston, menjadi penerima penghargaan pada peringatan HUT RI ke-81 di Kedutaan Besar Republik Indonesia Ottawa. Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut kepada kedua tokoh yang dinilai telah memberi dampak nyata bagi diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia di tanah Kanada.
Ugo Monticone: Membawa Keindahan Bali ke Layar Persepsi Publik
Film dokumenter perjalanan tentang Bali yang digarap Ugo bersama ko-sutradara Richard-Olivier Jeanson telah tayang melalui jaringan ciné-conférence di Kanada dan Eropa. Ratusan ribu penonton di kawasan berbahasa Prancis di timur Kanada, Prancis, Belgia, dan Swiss telah menyaksikan karya tersebut. Sebagian penonton dilaporkan terdorong untuk mengunjungi Indonesia secara langsung setelah menonton film itu.
Karena berhalangan hadir secara fisik, Ugo menyampaikan pesan melalui rekaman video. Dalam pesannya, ia mengungkapkan:
“Melalui film dokumenter tentang Bali yang kami garap bersama ko-sutradara Richard-Olivier Jeanson, we want to share the most precious aspect of Bali, namely the warmth of its people who always welcome us as if we were their own family.”
Ia menambahkan rasa bangganya atas peran baru yang kini diembannya:
“Saya sangat bangga kini dapat mengemban peran sebagai ‘duta’ bagi keindahan budaya Indonesia, khususnya Bali.”
Johannes Doy: Tiga Dekade Memromosikan Karya Perajin Nusantara
Berbeda jalur dengan Ugo, Johannes Doy menerima penghargaan atas kiprahnya dalam diplomasi ekonomi. Selama lebih dari tiga dekade, ia menjadi promotor utama bagi para perajin Nusantara, sehingga karya-karya mereka kini menghiasi ruang-ruang keluarga di Kanada. Tribal Voices, usaha kerajinan dan dekorasi rumah yang ia kelola di Kingston, menjadi jembatan antara pengrajin lokal Indonesia dan konsumen Kanada.
“Sejak memulai perjalanan bersama Tribal Voices pada 1992, fokus kami bukan sekadar mempromosikan produk, melainkan memperkenalkan keindahan karya, ketekunan, dan jiwa para perajin lokal Indonesia kepada masyarakat Kanada.”
Johannes menegaskan bahwa dedikasi tersebut lahir dari keinginan tulus mempererat hubungan budaya serta rasa saling memahami antara masyarakat kedua negara. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada KBRI Ottawa atas apresiasi yang diterimanya.
Konteks Peringatan dan Pesan Integritas
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI berlangsung khidmat pada Senin (17/8) dan diikuti sekitar 200 peserta. Mereka berasal dari keluarga besar KBRI Ottawa, anggota masyarakat setempat, serta diaspora Indonesia dari Ottawa, Montreal, Quebec City, dan kota-kota di sekitarnya.
Dalam sambutannya, Dubes Muhsin menegaskan bahwa kemerdekaan hari ini harus diisi dengan kerja bersih dan pelayanan terpercaya. Seluruh personel KBRI Ottawa telah menandatangani pakta integritas guna menjamin tidak adanya penyelewengan dalam praktik kedinasan.
“Kami memegang teguh komitmen ini melalui slogan pelayanan kami, yaitu ‘Mantap kerjanya, bersih pelayanannya’. Kami membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan secara langsung demi perbaikan berkelanjutan di KBRI Ottawa.”
Rangkaian Acara dan Penutup
Setelah sesi penghargaan, acara berlanjut dengan perkenalan Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Ottawa, Alia Fitrati, serta pelepasan Pranata Informasi Diplomatik Muda Riza Noma Kusuma yang mengakhiri masa tugasnya di Ottawa. Dubes Muhsin kemudian menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan diaspora Indonesia dan sertifikat kepada seluruh anggota Paskibra KBRI Ottawa 2026.
Suasana hangat menyelimuti sajian kuliner Nusantara yang disajikan, meliputi nasi kuning, empal daging, telur balado, tempe oreng, dan perkedel.
Peringatan HUT RI ke-81 di KBRI Ottawa sendiri telah dibuka sejak 8 Agustus 2026 melalui fun walk dan aneka perlombaan rakyat. Rangkaian kegiatan ini akan ditutup dengan Panggung Merdeka & Bazaar—panggung seni budaya dan jajanan kuliner Nusantara—pada Minggu (30/8) di KBRI Ottawa. Seluruh kegiatan terselenggara berkat kolaborasi erat antara KBRI Ottawa dengan kelompok masyarakat dan diaspora Indonesia di Ottawa serta wilayah sekitarnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Sineas Ugo Monticone dan Pengusaha Johannes?
Sineas Ugo Monticone dan Pengusaha Johannes is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Sineas Ugo Monticone dan Pengusaha Johannes matter?
Sineas Ugo Monticone dan Pengusaha Johannes matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
